Kakak dari semua anggota Nijigasaki!

Apakah beban yang ditanggungnya ketika mula-mula Nijigasaki terbentuk?

Yang pertama, kami ingin kamu menceritakan bagaimana perasaanmu mula-mula ketika bergabung dengan project Love Live ini.

Mungkin ini imej yang seenaknya aku tanggung, tapi syarat untuk bergabung dengan project Love Live itu harus fresh dan tidak ada aktivitas tertentu yang mengikatnya. Dalam kondisi audisi waktu itu, aku yang sudah bergabung dengan sebuah grup idol bernama “iRis” yang sudah berjalan selama hampir 5 tahun, jadi aku merasa sulit saja membayangkan diriku lolos dalam audisinya. Selain itu, sebab salah satu yang diharapkan oleh para fans pada franchise ini adalah “ikatan cast dan karakter”-nya, sehingga aku benar-benar cemas tentang bagaimana pandangan para fans pada pribadiku yang sudah melekat pada sebuah imej. Bersandar pada hal itu, aku juga merasa hal itu akan merepotkan anggota Nijigasaki yang lain.

Mengabaikan pribadi dan jejak kehidupanmu, pastinya ada perasaan kuat yang membuatmu tetap bersikeras mengikuti audisi Love Live ini?

Sebenarnya satu dua tahun sejak memulai debut, aku beberapa kali mendapat kesempatan untuk bekerja bareng anggota Myus. Waktu itu, kelancaran dalam kerja bareng itu membekas padaku, jadi mungkin aku bisa bergabung dengan keluarga “Love Live” tepat ketika aku mendengar kabar audisinya dibuka, sehingga jujur saja perasaanku berharap diterima itu benar-benar meluap-luap. Semakin banyak pengalaman yang aku dapat kedepannya sebagai seiyuu, maka kesempatan semacam  ini tidak akan datang lagi. Aku merasa audisi Nijigasaki adalah kesempatan terakhir aku bisa bergabung dalam keluarga besar Love Live.

Nijigasaki berbeda dengan Myus dan Aqours, dimana kalian akan fokus pada pesona solo idol, lantas bagaimana perasaanmu ketika mengetahui hal tersebut?

Kalau kegiatan sebagai grup, pastinya kualitas dan sifat sebagai individu itu juga jadi perhitungan, dan “warna sebagai grup” itu menjadi hal yang fatal. Namun Nijigasaki tidak begitu, kumpulan orang yang berkumpul bersama dan menggambarkan kegiatan solo itu benar-benar terasa baru bagiku, dan mungkin saja Nijigasaki bisa mengeluarkan warna baru dengan hal itu. Kami tidak melangkah seiringan, tapi melangkah dengan kecepatan masing-masing sambil mengeluarkan keunikan dan kehebatan masing-masing member yang kami perankan. Bukankah itu keseruan dan kelebihan yang dimiliki Nijigasaki.

Bagaimana menurutmu mengenai Tokyo Game Show yang menjadi pembukaan bagi Nijigasaki?

Saat naik ke atas panggung, semuanya pada gugup. Melihat mereka, aku merasa mereka tidak boleh sampai mendapat kata-kata negatif gara-gara diriku. Dan di saat yang sama, aku merasa harus melindungi mereka sebagai kakak bagi mereka.

Mengubah tekanan menjadi kesenangan!

Merasakan perkembangan setiap member dalam konser!

Pada bulan Maret 2019, diadakan konser tunggal Nijigasaki yaitu “School Matching Festival”, ya. Bagaimana rasanya tampil solo?

Lagu “Starlight” milik Karin adalah lagu EDM yang sexy dengan tarian yang gaul. Aku tercengang ketika melihat video latihanku sendirian, hahaha. Kalau kata pelatih tarianku yang biasa, “bilang saja jika ada pose yang Karin banget lagi jangan ragu-ragu buat bilang, ya”, jadi ada juga bagian yang merupakan pendapat dariku. Imej Karin yang aku bayangkan itu adalah dia akan menari dengan lebih kalem, jadi kurasa aku sudah berhasil memperagakannya dari ujung rambut hingga ujung kaki! Walau aku sendiri tidak kalem, hahaha. Biasanya aku jarang gugup saat mau konser, tapi entah kenapa saat di Nijigasaki aku jadi gugup. Tapi kalau melihat anggota Nijigasaki yang jauh lebij gugup dariku membuatku jadi mendahulukan kegugupan mereka daripada kegugupan yang aku rasakan sendiri…. Setiap dari kami menampilkan lagu solo saat gladi sebelum hari H, tapi hampir semuanya yang kembali sambil menangis saat kembali ke ruang ganti. Semuanya pasti kewalahan karena gugup dan cemas. Melihat pemandangan itu, maka aku harus pulang dengan wajah yang menggambarkan ekspresi “senang!” saat pulang agar membuat diriku tenang. Yang namanya konser itu pastinya harus menyenangkan. Alasan semuanya, termasuk aku, dapat merasakan hal tersebut adalah karena karena panggung event dan dukungan dari semua orang yang selalu mendukung Nijigasaki.

Banyak hal menanti Nijigasaki High School Idol Club, termasuk perilisan album kedua. Apakah ada yang sekarang ingin kamu sampaikan pada para pembaca?

 

Pasti ada orang yang merasa sulit untuk nyemplung ke Nijigasaki. Tapi kalau kamu sudah melangkah dan memahaminya, semua anggota Nijigasaki itu unik, jadi aku yakin akan ada member yang membuat semangat di hatimu menyala. Tentu saja aku akan berusaha membuat kalian juga menyukai Karin, jadi kedepannya aku akan banyak memperlihatkan sosok dewasanya sebagai kakak walau nyatanya dia banyak sisi rapuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *