Onishi Aguri sebagai Uehara Ayumu

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Kami pernah rekaman main game sebelum virus corona melanda. Kami dapat bertemu secara teratur, dan berkat itu kami jadi semakin akrab, kemudian kami pergi makan-makan setelah rekaman dan itu sangat menyenangkan. Kami semua benar-benar suka daging, dan yang kami makan jadinya yah cuma daging. Dengan melakukan rekaman bersama kami jadi bisa merasakan peran yang kami bawakan jadi lebih menarik, tapi ada juga bagian rekaman dan after record anime yang diambil sendiri-sendiri, namun karena aku dapat membayangkan suara teman-teman yang lain, saat itu, dari lubuk hatiku aku merasa sangat bersyukur kami dapat kesempatan untuk melakukan rekaman bersama.

Mengenai lagu “Break the System”.

Ini kayak lagu yang dinyanyikan oleh Setsuna-chan, wkwk. Aku menyanyikannya dengan nada yang terlalu rendah ketika pertama kali menyanyikannya, tapi agar Ayumu terlihat lebih bagus, aku berusaha lebih keras agar membuatnya terlihat lebih keren, makanya aku mempertimbangkan bagaimana caranya agar tidak menghilangkan karakteristik Ayumu saat menyanyikannya. Lagu ini adalah lagu yang diciptakan dengan membayangkan karya klub penelitian fiksi ilmiah di bond episode SIFAS, dan yang jadi perhatianku adalah biasanya Ayumu memanggil orang kedua dengan sebutan “anata” (dirimu), tapi kali ini jadi ”kimi” (kamu). 

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Sebab nanti ada kesempatan untuk menampilkan album ke-4, jadi untuk sekarang aku ingin fokus berusaha untuk itu. Dan juga, aku benar-benar menantikan musim kedua anime Nijigaku yang akan tayang bulan April tahun depan. Bagaimana nanti ceritanya, kami pun juga gak tahu, tapi waktu musim pertama, bahkan setelah aku tahu jalan ceritanya setelah after record, aku tetap terharu setelah menontonnya. Dapat melihat semua sosok member Nijigaku bergerak memang membuatku senang, makanya aku gak sabar untuk dapat merasakan perasaan itu lagi. 

Mengenai lagu “L! L! L!”

Bahkan dengan bertambahnya anggota, suara yang diciptakan masih lekat dengan Nijigaku itu sendiri, dan itu hal yang bagus. Bagian awal dan tengah-tengah saat bagian solo Ayumu yang “Hora kagayaki afuretekuyo”, setelah bagian itu ada “Omoi kasanaru shunkan…” yang dinyanyikan oleh Mia dan Lanzhu. Yang paling pertama kali rekaman itu adalah Uchida Shuu-chan sebagai pemeran Mia, Bahasa Inggrisnya jago banget, sampai-sampai membuatku berpikir “Waduh, aku gak bisa sih ini, ” wkwk. Tapi, kami semua meniru bagaimana Shuu-chan menyanyikannya, entah berapa kali kami latihan sampai benar-benar bisa melakukannya. Mungkin bagian kami menyanyikan bagian Bahasa Inggrisnya secara autentik adalah poin menariknya.

Sagara Mayu sebagai Nakasu Kasumi

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Yang paling jadi kenangan itu waktu menyanyikan “Muteki-kyuu Believer” saat konser ketiga. Walaupun aku juga menyanyikannya saat konser kedua, tapi itu seolah memperlihatkan hasil penampilanku yang tidak memuaskan kepada penonton, makanya aku sangat bersyukur dapat menampilkannya dengan benar saat konser ketiga, berasa seperti aku dapat melalui suatu tantangan bersama Kasumi, secara emosional aku juga dapat merasa lebih senang. Liriknya juga sangat mendukungku.

Mengenai lagu “TO BE YOURSELF”.

Lagu Kasumi selama ini, semuanya adalah lagu yang imut dan lagu tentang keluh kesahnya, tapi lagu “TO BE YOURSELF” kali ini adalah lagu yang keren. Aku benar-benar memperhatikan bagaimana aku dapat menonjolkan karakteristik Kasumi dan seberapa keren dirinya, saat Kasumi yang selama ini tidak menyanyikan lagu yang keren mendadak menyanyikan lagu yang keren. Dan hasilnya, aku dapat memancarkan kekerenan Kasumi, yaitu “kekuatan sejati”, dan kurasa itu dapat menjadi lagu yang memberi semangat bagi mereka yang mendengarnya. 

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Konser ke-4 sudah ditetapkan akan diadakan di Kyocera Dome Osaka, dan aku ini kelahiran Kyoto, dan di sana aku sering banget nonton konser waktu masih zaman anak-anak. Membuatku ingat keinginanku waktu kecil “Suatu hari aku ingin berdiri di sana! Pasti seru banget kalau bisa nyanyi di tempat seperti ini!” Kakek dan Nenekku mungkin bakalan datang kalau konsernya di Kyocera Dome, juga di tempat itu aku ingin memperlihatkan sosok cerahku, dan juga mengatakan pada semua orang di sana bahwa “INILAH NIJIGASAKI!”

Mengenai lagu “L! L! L!”

Lagu kami kali ini banyak banget lirik Bahasa Inggrisnya, dan rekamannya sulit banget, hahaha. Sebab kali ini ada Shuu-chan yang Bahasa Inggrisnya jago banget bergabung, makanya bakal kedengeran alami banget Bahasa Inggrisnya. Aku ingin kalian mendengarkan yang itu. Dan kami juga, sebisa mungkin menyanyikan bagian Bahasa Inggrisnya dengan menyesuaikan Mia-chan. Contoh deh, kami harus menekan bibir pas bilang “ve”-nya “love”, wkwk. Tapi tetap saja gak sebanding dengan yang aslinya, hahaha. Hanya saja, hanya mendengarkannya kalian seakan merasakan Nijigaku yang baru, makanya benar-benar jadi perbandingan dengan kami yang sebelumnya, kuharap kalian menantikan sosok baru kami yang sudah berdua belas!

Maeda Kaori sebagai Osaka Shizuku

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Yang paling jadi kenangan itu adalah konsep lagu solo pertama, “Anata no Risou no Heroine”, di mana aku menciptakan sebuah panggung bersama para penggemar. Aku memasukkan kata kunci “anggun” dan “gadis”, aku juga baru memulai karirku sebagai seiyuu, dapat menciptakan sesuatu dengan para penggemarku, sungguh sebuah grup yang indah. Benar-benar kenangan yang menyenangkan. 

Mengenai lagu “Eieisa”

Yang pertama, judulnya benar-benar berkesan. Lagu kali ini benar-benar memberi perbedaan dengan lagu solo Shizuku selama ini, dan aku juga sangat menantikan lagu seperti apa yang akan dinyanyikan oleh Shizuku-chan. Secara hasil, aku ingin mencoba hal baru. Bukan sebagai Shizuku-chan yang anggun, tapi sebagai Shizuku-chan yang berani. Aku ingin membawa pedang, dan menampilkannya dengan pertarungan pedang saat konser. 

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Tujuan yang pertamaku adalah suksesnya musim kedua anime kami. Kita dapat melihat Nijigaku yang baru yang berbeda dengan musim pertama. Kami memutuskan untuk mencoba banyak tantangan baru, dan dengan adanya bagian yang bahkan kami pun tak dapat membayangkannya, dan kami ingin memperlihatkan sosok baru Nijigaku. Aku juga ingin tampil di lebih banyak acara musik, tampil lebih bervariasi dengan semuanya, dan walau itu masih impian belaka, tapi aku ingin mewujudkannya!

Mengenai lagu “L! L! L!”

Lagu full member kami juga dibuat dalam bentuk video 3D di SIFAS, dan ada bagian adegan kami melihat bintang di intronya. Sebab Nijigasaki adalah solo school idol, maka pemikiran semua anggotanya juga berbeda, dan walau ciri khas kami berbeda-beda, tapi di adegan itu kami punya satu tujuan yang sama, bagian di mana semuanya  berkumpul itu sangat berkesan makanya aku menyukainya. Secara musik juga, benar-benar tersampaikan bagaimana berkilaunya para school idol, ditambah dengan power up, dengan pesona yang semakin meningkat, menurutku benar-benar akan menampilkan pesona kami yang jauh berbeda dengan yang sebelumnya. Aku juga ingin kalian memperhatikan lagu member baru kami.

Kubota Miyu sebagai Asaka Karin

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Akhir-akhir ini aku mendapatkan proyek di Gamerz Akihabara untuk pekerjaan pribadiku, tapi di sanalah untuk pertama kalinya kami melakukan siaran langsung bersembilan. Berdiri di sana membuatku ingat akan masa lalu. Masa di mana kami masih mencoba untuk dekat, semuanya masih pada polos dan cuma aku yang lumayan terbiasa, wkwk, rasanya agak aneh. “Bagaimana pun caranya, aku harus menyukseskan siaran ini!” begitulah pikirku. Dan sekarang, menurutku kami sudah menjadi satu kesatuan grup.

Mengenai lagu “Turn it Up!”

Sampai saat ini aku telah menyanyikan berbagai lagu sebagai seorang Karin, tapi kali ini benar-benar tipe lagu yang berbeda. Walau Karin itu orangnya keren dan seksi, aku sempat berpikir apakah aku bisa menyanyikan lagu bergenre girls rock band seperti kali ini, seperti pada lirik “Mau bagaimana pun diriku, aku ingin kamu dapat menerimanya” yang benar-benar mencerminkan Karin, kemudian ada juga bagian di mana aku harus membuat semua orang merasa bahwa Karin adalah seorang gadis SMA yang biasanya kelihatan dewasa banget, kurasa kalian dapat menantikan sosok Karin yang biasanya tidak dapat diperlihatkannya.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Aku lagi nahan hype untuk musim kedua anime sama konser di venue gede, dan aku juga menantikan hal lainnya. Di sana, aku juga punya tujuan untuk kami masuk ke “Kouhaku” dan juga konser di Tokyo Dome, dan juga ingin berkumpul dengan Hinaki-chan sebagai Nijigasaki. Aku juga gak sabar bagaimana dengan animenya nanti, aku juga ingin melihat 13 anggota Nijigaku berkumpul dengan sosok penting Takasaki Yuu yang diperankan oleh Hinaki-chan. Makanya aku ingin tampil di “Kouhaku”… bukan ingin, tapi akan!

Mengenai lagu “L! L! L!”

Baik di seri “Love Live!” itu sendiri mungkin unik, kami punya posisi misterius yang berbeda dengan grup dari seri lain, tidak terbayang olehku bahwa kami akan menyanyikan lagu yang begitu bersikeras menampilkan “L”. Selain berpikir bahwa itu misterius, tapi secara pribadi aku juga senang. Saat kami berdua belas menyanyikan lirik ini, membuatku berpikir bahwa “Kami ini Love Live, ya.” Dan menurutku ini jadi lagu yang penuh akan kenangan. Kami juga melakukan rekaman untuk pengumuman lagunya, tapi sebab ini pertama kalinya kami konser berdua belas, makanya saat melihat sosok semuanya menari membuatku takjub. Ke depannya, kurasa ini akan jadi lagu yang akan terus dinyanyikan dalam konser Nijigaku.

Murakami Natsumi sebagai Miyashita Ai

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Acara peringatan perilisan “TOKIMEKI Runners” di Osaka, dan acara penyerahan, sebab itu adalah kali pertama aku bicara tatap muka dengan para penggemar, maka itulah kenangan yang paling membekas padaku. Dengan tatapan berkilauan mereka memandangiku, aku sangat senang dapat membuat mereka semua bahagia. Dari sana aku mulai percaya diri, dan kurasa mereka juga mengirim pesan di medsos dengan ekspresi itu juga, makanya itu benar-benar jadi penopang untukku selama bekerja.

Mengenai lagu “Diabolic mulier”

Di bond episode SIFAS, Ai-chan membantu Klub Game Analog, dan dia menyempurnakan lagu itu, aku harus memberi kesan “Kayak bukan Ai-chan” pada lagunya, makanya aku penasaran sampai mana aku dapat menampilkan Ai-chan yang bukan Ai-chan ini. Seperti melakukan death voice, aku deg-degan apakah aku terlalu jauh mengubah gaya bernyanyi atau tidak, haha. Ini adalah lagu di mana aku paling berlatih keras membawakannya dibanding yang sebelumnya.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Countdown live, aku gak sabar banget dengan countdown live saat malam tahun baru nanti! Tahun lalu aku merasa sudah berkembang saat di ”Love Live! Fes”, dan itu adalah konser yang menjadi titik balik dalam hidupku, jadi aku berharap konser kali ini juga jadi seperti itu! Aku juga gak sabar dengan konser keempat yang akan diadakan di tempat yang penuh kenangan bagiku! Semuanya juga sangat bersemangat pergi ke Osaka, aku juga pengen makan Takoyaki bareng mereka!

Mengenai lagu “L! L! L!”

Terasa banget kekuatan suara kami berdua belas, seperti lagu yang melambangkan sebuah kisah besar akan dimulai. Dengan lirik yang seakan menggambarkan mencoba hal-hal baru yang tak diketahui, atau seperti “Kesenangan itu adalah keadilan!” terasa kayak jalan hidup Ai-chan, makanya mudah banget untuk dinyanyikan. Aku kesulitan menirukan pelafalan Bahasa Inggrisnya Uchida Shuu-chan, wkwk. Dua anggota baru kami ikut berpartisipasi dalam lagu ini, aku juga mau cepat-cepat akrab dengan mereka. Tapi aku senang karena kurasa mereka juga sudah membuka hatinya.

Kito Akari sebagai Konoe Kanata

Kenangan kegiatan di Nijigaku.

“Matching Festival” yang paling berkesan. Selain banyak member yang baru pertama kali konser, kami semua latihan mati-matian, dan membuatku berpikir bahwa dulu aku juga berjuang begitu keras waktu pertama kali konser. Padahal mereka bisa saja percaya diri, tapi mereka terus bilang “Masih belum” dan terus latihan, aku rasa mereka punya tujuan dan motivasi yang tinggi. Melihat hal itu, aku merasa dapat berada bersama mereka yang dapat kuhormati.

Mengenai lagu “Silent Blaze”

Lagu yang diperuntukkan untuk kesan publik pada seri ninja di Klub Komik, tapi terdengar begitu keren. Walau ini lagu yang membutuhkan suara tinggi, tapi lagu ini gak akan terdengar seperti Kanata kalau tidak diselipkan bisikan pada lagunya, menemukan rasa pada lagu itu yang menurutku hal yang sulit. Lagu Kanata selama ini banyak yang mengayunkan penlight pelan, tapi di lagu ini mungkin untuk pertama kalinya aku dapat melihat penonton mengayunkan penlight dengan meriah, jadi aku gak sabar menyanyikannya.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Aku sudah sering mengatakan ini, aku ingin camp pelatihan! Aku pengen masak bareng semuanya! Latihan gak bakal terasa berat jika kami bersama, juga seperti latihan yang kayak melempar dua burung dengan satu batu, pokoknya aku ingin berkumpul dengan semuanya. Karena venue konser keempat tahun depan di Osaka, aku juga menantikan perjalanannya, aku juga tidak sabar melewati pergantian tahun ini nanti di countdown live.

Mengenai lagu “L! L! L!”

Itu lagu yang menyejukkan dan nyaman untuk dinyanyikan. Sebab jarang banget bisa nyanyi berdua belas, makanya saat 12 suara kami disatukan bakal jadi begitu “wow!”, dan juga seru untuk didengarkan. Shuu-chan yang pertama kali rekaman, makanya aku kebingungan bagaimana menyanyikan bagian Bahasa Inggrisnya, hahaha. Kayaknya emang beda dengan pelafalan kami selama ini. Oleh sebab itu, mulai sekarang aku ingin Shuu-chan menyanyikan bagian Bahasa Inggrisnya secara sungguh-sungguh. Bahasa Inggris yang fasih itu nyaman di telinga, makanya enak untuk didengarkan. Kemudian, tariannya juga punya banyak koreografi melompat yang imut-imut, dan seru untuk dilakukan.

Kusunoki Tomori sebagai Yuki Setsuna

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Yang paling aku ingat itu waktu nginap bareng di hotel pas acara Tokyo Game Show, itulah yang menjadi titik balik kami menurutku. Bagiku, mereka semua adalah seniorku, dan waktu itu masih belum terasa satu kesatuan timnya, makanya dengan bicara banyak tentang satu sama lain membuat perasaan untuk berjuang bersama jadi meningkat. Kata Miyutan, “Kita semua adalah teman!” benar-benar membuatku tenang, aku senang akan hal itu.

Mengenai lagu “Yada”

Lagu Setsuna yang sebelum-sebelumnya itu bergenre rock band, tapi kali ini unsur rock twist itu benar-benar dihilangkan dan diubah menjadi keimutan. Selain menghapus kekerenan Setsuna yang jadi daya tariknya, memaksimalkan karakteristik Setsuna di lagu ini adalah tantangan sulit bagiku, tapi dengan menyingkirkan semua gambaran Setsuna selama ini, makanya lebih enak didengarkan dengan perasaan datar. Aku juga mengubah kebiasaan saat bernyanyinya, jadi kuharap kalian juga mendengar dan membandingkannya sendiri dengan lagu Setsuna yang lain.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Yang pertama, aku sangat menantikan bagaimana Nijigasaki dengan 12 member nanti saat musim kedua animenya. Kami berjalan di jalur yang berbeda dengan para pendahulu kami, Myus dan Aqours, tidak ada yang tahu bagaimana kami ke depannya adalah daya tarik Nijigasaki. Makanya, kami dapat mengeluarkan banyak potensi, sama halnya seperti yang para pendahulu kami lakukan, tapi tanpa terikat dengan mereka. Hubungan di antara kami juga baik, kami juga sangat menyayangi Nijigasaki, aku sangat menantikan  momen di mana kami melangkah bersama di jalan kami.

Mengenai lagu “L! L! L!”

Lagu full member kali ini, adalah lagu yang pertama kali kami nyanyikan dengan 12 anggota, jadi aku rasa suaranya juga jadi semakin kuat, entah tone-nya, atau karena bertambahnya dua anggota makanya aku merasakan perbedaan yang begitu mendalam. Kesan waktu bagian solo lagu full member kami selama ini cukup terasa, tapi kali ini banyak bagian yang dinyanyikan berdua, dan kurasa itu adalah daya tarik baru kami. Ini jadi lagu yang sangat kusukai karena liriknya juga kuat dan emosional, lagunya juga punya pembawaan yang sedih dan bersemangat. Aku latihan bagian Bahasa Inggrisnya dengan mendengarkan native Shuu-chan, makanya aku juga ingin bagian itu jadi sorotan.

Sashide Maria sebagai Emma Verde

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Feeling-nya yang sangat berbeda saat konser kedua. Sebab ini pertama kalinya konser tanpa penonton, rasanya agak bingung dan misterius. Walau sebelumnya harus dibawakan dengan sempurna, tapi setelah melalui konser kedua, sebuah konser menjadi sesuatu yang kami sukseskan bersama penonton di venue, setelah melakukannya lagi membuatku sekali lagi dapat merasakannya. Momen saat keberadaan para penonton terasa berbeda.

Mengenai lagu “Itsudatte for you!”

Lagu di mana Emma menjadi maid dan mendukungmu. Lagu kali ini terasa berbeda dengan “Evergreen”, daripada menyanyikannya dengan nada naik, aku lebih ke menyanyikannya dengan imut dengan gaya yang agak berbeda. Sebab Emma-chan anaknya friendly, pada lagu kali ini dia menambahkan “desu” pada akhir kalimatnya, itu adalah poin menarik imut yang sangat menggambarkan seorang maid! Aku menyanyikan bagian imutnya dengan lebih bersemangat dari biasanya.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan Nijigaku?

Sebab kami belum pernah tampil berdua belas selama ini, jadi aku sangat menantikan konser nanti. Aku jarang dapat kesempatan untuk ngobrol dengan dua anggota baru kami, jadi aku harap dapat banyak kesempatan untuk berbicara dengan mereka ke depannya. Selama ini mereka juga datang ke konser kami, nonton siaran langsung kami, orangnya juga enak diajak komunikasi, dan mereka juga sesama teman yang mencintai Nijigaku, aku senang banget. Oleh karena itu, aku pengen pergi ke suatu tempat bareng-bareng mereka.

Mengenai lagu “L! L! L!”

Ini lagu pertama kami dengan 12 anggota, bagaimana jadinya, sangat aku nantikan. Shuu-chan yang nyanyi duluan saat rekaman, dia kayak global banget karena pelafalan Bahasa Inggrisnya fasih parah, wkwk. Kami semua juga dapat bagian solo. Kalau aku dapat bagian bagus sebelum reff yang “Kokoro no kazu aru ne yume no katachi”, Emma-chan itu orang yang berhati luas makanya dia dapat menerima perbedaan semua orang, kurasa itu bagian solo yang dapat diterima.

Tanaka Chiemi sebagai Tennoji Rina

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Konser ketiga yang paling bikin gugup, deh. Aku suka banget dengan “Tsunagaru Connect” yang kutampilkan, makanya aku ingin memberikan yang terbaik untuk mereka yang berharap banyak pada lagu itu. Walaupun itu insert song pas episode 6 musim pertama, tapi keadaanku dan Rina-chan saat itu mirip banget, itu jadi konser di mana banyak emosiku bercampur aduk. Selain itu, aku senang banget dapat berdiri di dome yang awalnya kukira hanya impian belaka.

Mengenai lagu “First Love Again”

Ini lagu yang yang masuk dalam bond episode SIFAS, dan temanya adalah cinta pertama! Walau sebelumnya kebanyakan lagunya itu up tempo, tapi kali ini Rina-chan agak jadi kayak vocaloid, dia penuh kemanusiaan, dan aku fokus menyanyikannya agar suaranya lebih bagus lagi dari sebelumnya. Aku pengen orang yang mendengarnya jadi cenat-cenut! Namun, menurutku pribadi, lagu cinta masih terlalu cepat untuk Rina-chan, haha.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan anggota Nijigaku?

Aku suka banget konser, pokoknya aku pengen mengadakan banyak konser berdua belas. Kalian sudah sering mendatangi kami, tapi kalau kami yang mendatangi kalian itu jarang banget, kan, makanya suatu saat aku pengen mengadakan tur. Setelah melihat countdown live-nya Aqours, aku jadi pengen banget tahun baruan dengan perasaan baru, makanya aku pengen konser yang kayak gitu, dan konser keempat nanti bakalan diadakan di Osaka, jadi aku sangat menantikan orang Kansai yang akan datang nanti.

Mengenai lagu “L! L! L!”

Aku senang banget karena di liriknya ada “LOVE! LIVE!”, tahu! Dengan menyatunya suara kami berdua belas, jadi begitu dalam feeling-nya, dan kurasa kami bisa menampilkan sosok Nijigaku yang lebih hebat lagi. Kemudian, aku suka banget sama koreografi saat 4 member berbaris membentuk huruf L! Dengan bergabungnya member baru, kami menjadi lebih global, aku juga ingin pergi ke luar negeri! Kami dalam kondisi siap lepas landas kapan saja, wkwk.

Koizumi Moeka sebagai Mifune Shioriko

Kenangan kegiatan di Nijigaku

Sudah pasti konser kedua. Meski kubilang itu adalah debutku sebagai Nijigasaki, rasanya tidak terlalu berlebihan, walau gak ada penonton tapi tetap berkesan banget bagiku. Mungkin jika waktu itu aku berdiri di hadapan para penonton, bisa-bisa aku gila saking gugupnya, tapi kemudian, ketika aku dapat melihat cahaya hijau giok dari para penonton saat “Shuffle Festival”, aku sangat senang, aku jadi ingin mengadakan konser kedua yang baru di hadapan para penonton.

Mengenai lagu “Aoi Canaria” dan “Concentrate!”

Lagu solo kedua yang judulnya “Aoi Canaria”, adalah lagu yang sangat berharga bagi Shioriko. Di lagu itu, perasaannya terhadap kakaknya meledak, dan Shioriko berhasil terbang bebas dari sangkar kakaknya. Saat aku mendengarkan “Concentrate!”, aku sangat terkejut karena lagunya sangat berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Dalam album ke-4, kita dapat melihat satu sisi yang tak terduga dari setiap member, ya. Kalau Shioriko-chan itu kayak imut, mungkin lebih kayak semua kesenangannya muncul di wajahnya, makanya dia kelihatan sangat senang ketika menyanyikannya.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan anggota Nijigaku?

Walau bukan umur yang pantas melakukannya, tapi aku ingin tamasya sekolah. Memang benar biasanya aku menghabiskan waktu-waktu menyenangkan dengan semuanya, tapi aku ditambah 2 member lain, bersama 9 member lama lainnya, punya saat-saat di mana kami dapat menghabiskan waktu bersama.  Tapi di sini, aku ingin mengubur perasaan itu, dan membuat kenangan manis bersama semuanya. Selanjutnya, aku juga menantikan countdown live dan konser keempat!

Pendapatmu mengenai lagu “L! L! L!” dan lagu unit “MONSTER GIRLS”

Ada koreografi 4 member membentuk 3 huruf L dalam lagu “L! L! L!”, tapi rasanya aku senang karena itu gak bisa dilakukan kalau 12 membernya gak lengkap. Kalau “MONSTER GIRLS” itu kayak, “Shioriko-chan juga bisa nyanyi lagu kayak gini, ya! Hebat!”, begitu pikirku. Dalam lagu itu Mia dengan Bahasa Inggris, Lanzhu dengan Bahasa Mandarin, dan Shioriko yang jadi penanggung jawab Bahasa Jepangnya, dan saat mendengarnya aku seolah terpikir “Inilah keadilan!”. Poin menariknya ini adalah lagu yang keren.

Uchida Shu sebagai Mia Taylor

Mengenai Mia Taylor

Mia itu murid pindahan asing dari New York, dan aku juga kelahiran Australia, makanya kesamaan kami adalah lebih mudah bicara dengan Bahasa Inggris daripada Bahasa Jepang. Baik aku maupun Mia-chan, kami sangat mirip karena kami sama-sama suka bernyanyi. Kami dapat mengekspresikan apa yang kami rasakan melalui lagu. Tak lama lagi musim kedua anime Nijigasaki akan dimulai, dan aku juga akan berlatih bernyanyi dan menari agar tak kalah dari Mia-chan.

Mengenai lagu “I’m Still…” dan “Toy Doll”

Lagu “Toy Doll” yang direkam dalam album keempat, keseluruhan liriknya berbahasa Inggris, dalam liriknya tergambar sisi tersembunyi Mia yang berkembang karena bimbang dan perlahan berubah, kemudian dia bertemu Nijigasaki. Dan lagu “I’m Still…” yang ada pada single pertama R3BIRTH, adalah lagu santai yang dapat dinyanyikan oleh penulis lagu, dan lagu yang tidak terselip kebohongan serta dalam arti baik tidak menggambarkan seorang idol.

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan anggota Nijigaku?

Secara spesifik, kayaknya aku memang gak sabar untuk konser keempat. Walau agak gugup setelah sekian lama tak bernyanyi di hadapan banyak orang, tapi aku akan berjuang. Aku juga gak sabar untuk konsernya, tapi kayaknya menyenangkan dapat melakukan “sesuatu” bersama member lain. Saat membayangkan apa yang dapat kami lakukan bersama-sama saja sudah membuatku berdebar-debar. Memang aku sudah lama akrab dengan Onishi Aguri-chan dan Sagara Mayu-chan, tapi rasanya senang banget bisa beraktivitas bersama mereka!

Pendapatmu mengenai lagu “L! L! L!” dan lagu unit “MONSTER GIRLS”

Yang pertama, judul “L! L! L!” itu sendiri saja sudah menarik. Kucoba nyanyikan, gak nyangka kalau artinya akan begitu dalam, dan meski ini lagu berdua belas pertama kami, tapi ini jadi lagu yang sangat aku sukai. Lagu yang yang sangat melambangkan “Love Live!”, kata “LIVE” punya dua arti berdasarkan pelafalannya yaitu “Live” dan “Hidup”. Lagu “MONSTER GIRLS” dari R3BIRTH adalah lagu yang selama ini jarang ada dalam “Love Live!” itu sendiri, mau dinyanyikan berapa kali pun tetap terasa baru. Saat kalian mendengarkannya, tak ada hal lain yang akan kalian rasakan selain pesona R3BIRTH.

Homoto Akina sebagai Zhong Lanzhu

Mengenai Zhong Lanzhu

Lanzhu adalah seorang gadis yang punya kepercayaan diri yang melimpah, serta pekerja keras yang selalu mengejar kesempurnaan diri sampai ke mana pun. Kegigihannya itu keren banget, sehingga aku merasa ingin meneladaninya. Di samping itu, dia juga punya sisi kekanak-kanakan dalam kehidupan sehari-harinya, dan menurutku itu juga poin manisnya! Bersama Nijigasaki yang kucintai, disertai Bahasa Mandarin yang jadi keahlian khususku, aku akan berjuang sepenuh hati bersama Lanzhu-chan, jadi kuharap kalian mendukung kami, para anggota baru!

Mengenai lagu “Queendom” dan “Ye Mingzhu”

Keduanya adalah lagu yang bisa dinikmati variasi bahasanya. “Queendom” adalah lagu yang punya pesona campuran sound dan nomor tarian yang kecina-cinaan, dan lagu yang kental dengan kepercayaan diri serta kebanggaan Lanzhu. Lirik lagu “Ye Mingzhu” punya nuansa keimutan dan keegoisan, dan itulah cara Lanzhu bermanja-manja. Aku juga ingin kalian memperhatikan bagian rap di bagian akhir saat mendengarkannya!

Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan ke depannya dengan anggota Nijigaku?

Dari diriku sendiri, sebagai anggota Nijigasaki, sangat menantikan tampil di atas panggung untuk pertama kalinya, dan aku ingin memberikan penampilan terbaikku. Aku gak punya pengalaman dan sangat gugup, tapi dengan latihan bernyanyi dan menari bersama Lanzhu, bergandengan tangan dengannya, dan terus mengasah penampilan kami tanpa melupakan debaran ini. Aku juga gak sabar untuk berkumpul dengan para penggemar ke depannya!

Pendapatmu mengenai lagu “L! L! L!” dan lagu unit “MONSTER GIRLS”

“L!L!L!”, lagu yang mengingatkanku pada semua jejak Nijigasaki selama ini. Dalam lagu ini, membuatku sadar bahwa kami semua adalah saingan, namun juga teman, bersama merasakan bahagianya sebuah ledakan perasaan dan ikatan, juga debaran menuju masa depan serta pendorong bagi kami. Lagu R3BIRTH, “MONSTER GIRLS” itu lagu yang memadukan 3 bahasa berbeda, terasa baru dan mengejutkan, dan keren banget. Waktu rekaman pun aku bernyanyi sambil merasakan kekuatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *