Menatap lurus menuju mimpiku!

Kerja kerasku suatu saat pasti akan terbayar….

Apa yang membuatmu ingin menjadi seiyuu?

Aku pernah memerankan peran Alice dari kisah “Alice in the Wonderland ” saat pertunjukan Bahasa Inggris SMP. Aku tidak berakting di atas panggung, tapi aku rekaman untuk ilustrasi yang ditayangkan di screen dengan Bahasa Inggris, memikirkan bagaimana Alice menjadi besar dan mengecil, “Bagaimana caranya supaya kedengaran seperti mengecil, ya?” itu benar-benar menyenangkan…. Di tambah, aku mendapat banyak kesan-kesan dari angket  seperti “Suara Alice imut banget, serasa ikut masuk ke dalam dunianya,”setelah pertunjukan itu, “Eh? Suaraku imut, ya?” terus aku jadi salting, hahaha.

Begitu, ya. Kamu ingin jadi seiyuu sejak di bangku SMP, ya.

Benar. Kemudian, aku cari tahu berapa biaya yang dibutuhkan untuk masuk sekolah pelatihan, dan setelah aku diskusikan dengan orang tuaku, mereka bilang “Gak semahal itu, kok.” Jadi aku berencana berusaha sendiri, tapi anak SMP ‘kan gak bisa kerja sampingan…. Jadi aku memikirkan apa yang diriku sekarang bisa lakukan, jadi pokoknya aku belajar saja dulu sampai lulus SMP. Karena sebelumnya nilaiku jelek, tapi setelah hasil belajarku keluar tiba-tiba aku dapat ranking satu. Kemudian aku lanjut ke SMA jalur rekomendasi sekolah, bekerja paruh waktu setiap hari dan mengumpulkan uang untuk sekolah pelatihan seiyuu. Saat zaman SMA, sebagian besar waktuku kuhabiskan untuk kerja paruh waktu dan band, jadi aku agak menyesal sama sekali tidak bermain dengan teman-temanku waktu itu. Aku tidak bercerita tentang impianku pada orang-orang di sekitarku, makanya mereka sering bertanya-tanya “Kenapa Nacchan segitu rajinnya kerja paruh waktu, ya?”, hahaha.

Apakah ada series atau karakter yang menjadi titik balik bagi dirimu?

Titik balik pertamaku adalah series debutku, “Aikatsu Stars!” sebagai Saotome Ako. Aku mengikuti alur rekamannya, saat uji coba pertama aku membaca naskahnya sepanjang jalan, dan setelah kata sutradaranya ada yang harus diperbaiki, barulah kemudian terasa seperti rekaman sungguhan. Waktu rekaman pertama “Aikatsu Stars!”, aku tidak dapat mengikuti alurnya, terus gagal dan membuatku frustasi. Tapi lebih dari itu, adanya diriku berkat lahirnya karakter itu di sana, bisa menjadi satu bagian dari dunia itu benar-benar sebuah hal yang menyenangkan bagiku! Dan satu lagi adalah Miyashita Ai dari “Love Live! Nijigasaki High School Idol Club”, saat pertama kali dengar keputusan itu, aku merasa “Gak apa-apa aku masuk, nih?” Apalagi aku gak punya pengalaman dalam menari selain Sooran Bushi.

Sooran Bushi?

Karena aku cuma pernah menari Souran Bushi, jadi aku menarikan Sooran Bushi saat audisi “Love Live”! Jadi aku masih merasa aneh ‘kok bisa-bisanya aku lulus, wkwk. Saat pertama kali latihan menari, padahal teman-teman bisa melakukan apa yang diajarkan pelatih kami dalam waktu 30-40 menit, tapi aku bahkan side step yang gampang aja gak bisa…. Sebab aku tidak bisa seperti itu jika tidak berusaha lebih keras berkali-kali lipat, aku menangis setiap hari karena khawatir. Tapi setelah tampil, ternyata respon dari para penggemar benar-benar hangat. Ada yang bilang ,“Aku jadi pengen mendukungmu,” atau “Aku jadi ceria lagi berkat penampilanmu,” berkat itu aku jadi bisa percaya diri walau masih banyak yang harus dibenahi dariku. Kuharap aku dapat memperlihatkan apa adanya diriku sepenuhnya, itulah benar-benar titik balik yang merubah caraku berpikir.

Benar-benar cara berpikir yang luar biasa. Dan terakhir, tolong beri tahu impianmu nantinya.

Sekarang pun aku tampil dalam series yang dapat dilihat oleh banyak orang, tapi kurasa aku ingin tampil di series yang lebih nasional seperti “Doraemon” atau “Crayon Sin-chan”. Kemudian, impianku sebagai seorang aktris adalah memerankan peran yang membuat semua orang berpikir bahwa peran ini hanya bisa diperankan olehku. Terus, sebab kesempatanku bernyanyi di “Love Live!” belakangan ini bertambah, aku gak bilang-bilang ini di mana pun ‘sih, tapi akan sangat bagus andai kata aku dapat mengeluarkan lagu sendiri atau mungkin photobook sendiri, hahaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *